SURABAYA, LINTARAYA NEWS - Akademi Angkatan Laut (AAL) kembali melahirkan tunas-tunas pemimpin matra laut masa depan. Dalam Sidang Panitia Penentu Akhir (Pantukhir) Calon Taruna Angkatan Ke-8 yang digelar khidmat di Aula Raja Basa, Minggu (11/1/2026), diumumkan bahwa hanya 15 peserta terpilih yang berhak menyandang status Prajurit Taruna.
Lintaraya News melaporkan jalannya Sidang Pantukhir AAL. Angka kelulusan ini menunjukkan betapa ketatnya seleksi yang diterapkan. Komandan Kodiklatal, Letnan Kolonel dark_godDB, memaparkan data statistik yang mencengangkan. Dari total 105 pendaftar awal, hanya 40 yang lolos administrasi, dan terus mengerucut hingga menyisakan 15 nama terbaik di tahap akhir.
"Pantukhir ini merupakan momentum yang paling menentukan... Tidak ada ruang bagi kompromi terhadap kualitas," tegas Letkol dark_godDB saat membacakan laporan pelaksanaan seleksi.
Namun, sorotan utama acara tertuju pada amanat keras yang disampaikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya blackpanda0205. Di hadapan para calon taruna yang mengenakan kemeja batik rapi, ia memberikan ultimatum soal loyalitas dan integritas.
"Pengkhianatan adalah yang paling haram dalam hal apapun. Baik dalam kesatuan ataupun di kehidupan kalian," ujar Laksdya blackpanda0205 dengan nada tegas. Ia juga menyindir fenomena perpindahan personel ke institusi lain hanya demi jabatan instan. "Terutama hanya karena dikasih jabatan di server lain, kalian jadi pindah... tolong dicek lagi servernya hasil leak atau enggak," lanjutnya mengingatkan.
Sebanyak 15 nama yang dinyatakan lulus, termasuk Namin03, Eren_Yeagah235, dan Sae_itoshi1209, kini resmi memulai perjalanan panjang pendidikan militer mereka. Sementara bagi yang belum beruntung, Wakasal berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap berkarya di ruang yang tersedia.
Sesi foto bersama dengan para siswa catar yang telah lulus seleksi (Foto: LINTARAYA/adeyid)
Sidang diakhiri dengan sesi foto bersama antara pejabat utama, termasuk Panglima TNI Jenderal RhazesGans, dengan para taruna baru yang siap ditempa menjadi perwira tangguh penjaga kedaulatan laut.



